jump to navigation

Catatan 27 June 1, 2014

Posted by dzale in apa kabar hari ini?.
1 comment so far

Selamat datang bulan Juni. Sebuah catatan menjelang usiaku yg ke 27 tahun. Fiuh,  akhirnya mencapai usia yg ke 27. Apapun kondisiku sekarang, wajib bersyukur kepada Allah SWT, atas nikmat, rezeki selama hampir 27 tahun ini. Banyak catatan, pe-er kehidupan pribadi yg belum terselsaikan, menunggu untuk dilakukan.  Salah satunya, menikah. Entah kenapa kata-kata ini terasa mengganjal akhir2 ini. Salah satunya mungkin karena faktor mantan yg akan segera mengakhiri masa  lajangnya dan aku tetap masih sendiri. Entah apa yg ku cari. Kadang aku pun bertanya pada diri sendiri, wanita macam apa yg mau kujadikan istri kelak. Rasanya terlalu banyak if..else..endif didalam pikiaranku. Terlalu banyak pertimbangan, terlalu banyak mikir, kalo ini bagaimana kalo itu bagaimana. Hasilnya nol besar. Tak ada undangan tercetak atas namaku. Malah yang ada, terima undangan dari famili sanak saudara, teman kuliah, bahkan kolega kerja.

Hendak memilih pun rasanya jadi was-was. Apa dia mau menerimaku apa adanya, apa yg terjadi kelak jika aku ceritakan semua kepadanya, termasuk masa laluku? Apakah orang tua kedua belah pihak akan setuju? Bagaimana kehidupan setelah menikah nanti? Apakah penghasilanku cukup untuk hidup berdua, dan dimanakah aku dan dia akan tinggal kelak? Ah, pertanyaan-pertanyaan basi yang belum juga kutemukan jawabannya. Terlalu malas untuk mencari jawabannya juga. Calon pemimpin macam apa aku ini, aaaahhrg…

Tapi hey, ayolah. Hidupku tak seburuk itu. Aku masih beruntung bisa bekerja, punya kedua orang tua yg utuh dan sangat-sangat aware dan sayang kepada anak laki-laki satu-satunya ini. Punya adik yg cantik, sholeh dan calon dokter. Kemana lagi dapat keluarga seperti ini? Ayolah, dimana Ali yg selalu ceria, semangat, bisa buat orang tertawa, bikin cair suasana. Ayolah, masih banyak jalan panjang di depan sana. Masih banyak sisi-sisi dunia yg belum terjelajahi. Ayolah bangkit, aku pasti bisa. Bukan hanya saat ini aku patah hati, sakit hati, ditinggal seseorang yg aku suka. Bukankah saat kuliah dulu sering mengalami hal begini? Toh akhirnya bisa juga terlewati.

Dan akhirnya, selamat memasuki usia 27. Explore lebih banyak, manfaatkan waktu dg baik di sisa umur, sebelum ajal menjemput.

Happy birthday to me, wish me luck to this journey:)

 

 

Untuk Senyuman Yang Masih Ku Rindukan January 10, 2014

Posted by dzale in kenangan bahagia.
add a comment

Huff, hampir saja. Hampir saja kehilangan jejakmu. Gtalk tak online, WA tak keliatan lagi no atau statusnya. Sudah panik duluan aku. Ku kira kamu ganti semua akun mu, entah itu telpon, WA, dan email.  Namun beruntung masih ada socmed twitter. Dari situ aku bisa melongok aktivitas mu, bisa “stalking” kamu dari manapun aku mau. Tanpa kamu ketahui tentu saja:)

Anggap saja aku pecundang. Seorang pecundang yg tak berani memperjuangkan cintanya. Pecundang yang tak berani maju untuk terus bertahan demi sesuatu yg diyakininya, yaitu kamu. Aku memtuskan berhenti justru ketika kamu mulai percaya denganku. Mulai yakin kepadaku. Namun, karena ada sebuah faktor sehingga perjalanan kita berhenti sudah. Namun di dalam jauh lubuk hatiku masih ada sepotong hati untukmu.

Ah, cukuplah. Aku tak akan kembali kepadamu. Aku pun tak berani berharap kamu mau menerimaku kembali.

Untukmu, yang masih aku rindukan:)

Mencari Jawaban November 17, 2013

Posted by dzale in my heart.
add a comment

Pertanyaan yg belum terjawab, suatu saat akan kembali muncul dan menanyakan jawabannya. Ato pertanyaan yg sudah terjawab namun dengan jawaban yg meragukan akan kembali menanyakan apakah jawaban itu sudah final, sudah fix.

Dan disinilah tugas hati, pikiran, dan keyakinan untuk membantu menemukan jawaban.

“Bila masih bingung, masih ragu, mintalah petunjuk ke Yang Punya Hidup, Tuhan”, Begitu kata temanku suatu saat.

Percuma juga lari saat ini, enggan memikiran jawaban apa yg dibutuhkan. Karena suatu saat pertanyaan yg sama akan tetap menanyakan jawaban apa yg belum terjawab. Sampai kapan pun itu.

Hadapi, apa pun yg terjadi. Walo pahit, walo harus malu, walo harus berakhir sedih. Hadapilah.

Menunggu Kamu October 20, 2013

Posted by dzale in my heart.
add a comment

Menunggu. Menunggu saat yg tepat untuk membina hubungan lagi. Bukan sekedar pelarian atas kegagalan hubungan terdahulu. Bukan pula atas desakan orang lain. Membina hubungan karena memang sudah butuh dan sudah saatnya. Biarpun semua kelihatan menarik, kelihatan ada peluang tapi lebih baik menunggu.

Kepada kamu,

Aku menunggu saat yg tepat untuk menitipkan hati dan harapan ini padamu. Apakah sekarang, besok, atau lusa, entah kapan itu. Aku percaya bahwa kamu sudah ada untukku. Hanya saja, nasib mungkin belum mempertemukan kita. Di antara milyaran manusia di Bumi ini, aku tau bahwa kamu ada. Bahwa kamu sedang menungguku pula.

Semoga penantianku dan kesabaranmu berbuah manis dan tak sia-sia.

See you:)

Tentang Video Klip Pernikahan October 3, 2013

Posted by dzale in apa kabar hari ini?.
add a comment

Pagi-pagi, sebelum menjemput rezeki ingin rasanya berbagi:) . Kalo biasanya posting yang sedih ato melow, kali ini pengen share video yang menurut saia cukup menarik. Yap, video tentang pernikahan yg dikemas secara ceria dan menyenangkan. Selain itu, lagu ost video tsb menurut saya enak di dengar dan dinyanyikan:)

Ini dia video + lagunya :

Ah, ingin rasanya segera menemukan tambatan hati agar bisa segera seperti di video itu. Target taun depan lah. Doakan saia pembaca sekalian:)

Rindu June 14, 2013

Posted by dzale in apa kabar hari ini?.
add a comment

aku rindu kepadamu

diluar hujan turun dengan derasnya

ingin ku dengarkan merdu suaramu

sayangnya kau tak ada di sampingku

Jarak 2 Kota* May 19, 2013

Posted by dzale in kenangan bahagia.
add a comment

Menuju kotamu
Mengais bayangmu
Sejenak nafasku menghilang
Nikmati birunya suasana

Hanyut degup hati
Haru dalam dingin
Seperti embun membuka pagi
Membesat lambat dan bertutur

Sendiriku diantara jarak dua kota
Menawarkan rinduku yang selalu mendesah resah
Sendiriku diantara jarak dua kota
Meraih senyummu dari waktu yang tlah berlalu

*Lirik lagu Diodi – Jarak 2 Kota

Dengar lagu ini tiba2 teringat dengan hubungan masa lalu, hubungan jarak antara 2 kota. Walopun dekat, namun rasanya jauh. Ah, itu masa lalu…

Sepasang Kekasih* May 7, 2013

Posted by dzale in kenangan bahagia.
add a comment

Selama langit masih terlalu indah.

Duduk bersamanya di hadapan senja.

Mengapa diriku dan dirinya

Kau satukan hangat dalam kenangan

‘Tuk menjadi sepasang kekasih yang saling mencintai

Yang setia berjanji, sehidup semati

*lirik lagu Romeo – Sepasang Kekasih

Sama Siapa March 31, 2013

Posted by dzale in my heart.
add a comment

“Kalo ga sama aku, trus kamu mau sama siapa?”

Akhir-akhir ini, kata2 itu terus terngiang di pikiran dan telingaku. Entah kenapa. Kamu ngomongnya pelan tapi rasanya menohok hatiku. Well, aku ga tau atau lebih tepatnya belum tau jawaban dari kamu itu. Egois? Iya, mungkin. Aku egois karena tidak berani berkomitmen, ga berani menjawab tanggung jawab yang kamu berikan. Aku hanya ingin bersenang-senang tanpa ada komitmen. Sungguh egois kan? Sampai kapan mau begini?

Hidup berbagi jauh lebih indah dan indah. Mungkin aku menjalankannya dengan cara yang salah sehingga bukan itu yang didapat. Selanjutnya pun bisa ditebak: males, masa bodo, cuek jadi penyakit lama yang kambuh lagi. Mungkin aku bakal sadar kalo kamu udah pergi dan tak kembali. “Ah, masak li?” kata hati kecilku. “Dari yang sudah-sudah, kamu cuke aja kalo cewek yang kamu pengen, nolak kamu, pergi, menikah dg orang lain ato bahkan punya anak”, begitu kata nuraniku lagi. Iya sih, emang aku orangnya cuek, masa bodo. Cuma ya namanya kenangan, bakal tetep ada sampai kapan pun. Sampai mati. Bahwa aku pernah naksir A, suka B, jadian dengan C, jalan dengan E, dicomblangin dengan F. Semua tentu jadi kenangan. Urusan diingat ato engga, itu lain perkara.

Ah, sudahlah. Urusan hati emang susah dipahami. Lagian, kenapa aku nulis ini? geje :p

Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik March 16, 2013

Posted by dzale in apa kabar hari ini?.
add a comment

Mari berusaha, tak usah mengeluh dan memelas. Hidup harus jalan terus. Hidup adalah proses, kadang suka, duka, senang, sedih datang bergantian. Selalu ada Dia tempat mengadu untuk semua keluh kesah. Jangan kehilangan harapan, apalagi impian. Yakinlah, “sesudah kesulitan ada kemudahan”. Jangan menyerah dengan cepat.

Jika lelah, berhentilah sejenak. Melihat, merenungi apa yang telah dilalui. Syukurilah itu. Yakin pula, rezeki dari Dia tak terbatas. Masa depan yang lebih baik menunggu untuk dijemput:)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.